Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar dan Parkir Makassar Raya di Makassar, menjadi sasaran serangan oleh sekelompok orang tak dikenal.
Kali ini, sasaran aksi tersebut ialah kantor Dinas Perhubungan serta PD Parkir yang berada di wilayah pusat kota. Insiden terjadi pada Kamis dini hari (15 Januari 2026) dan terlihat lagi pada Sabtu (17 Januari 2026) melalui rekaman CCTV yang beredar.
Dalam kejadian ini, para pelaku melempari kedua kantor tersebut dengan batu, sehingga menyebabkan pecahnya kaca di beberapa bagian gedung. Tidak ada korban jiwa ataupun luka karena saat itu kedua kantor dalam kondisi kosong.
Aksi teror ini terjadi pada malam hari ketika aktivitas perkantoran telah berakhir. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan fasilitas cukup signifikan. Situasi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan ruang publik di Makassar.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.
Kronologi Serangan Terhadap Kantor Dishub
Penyerangan kantor Dinas Perhubungan Makassar diketahui terjadi secara tiba-tiba. Pelaku diduga melempar benda keras ke arah bangunan kantor sehingga menyebabkan kaca pecah. Sejumlah saksi mata mengaku mendengar suara benturan keras sebelum melihat seseorang melarikan diri dari lokasi kejadian.
Pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan petunjuk awal. Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi turut diperiksa untuk mengidentifikasi ciri pelaku. Hasil awal menunjukkan karakteristik penyerang memiliki kemiripan dengan pelaku teror sebelumnya di wilayah lain.
Insiden Serupa Terjadi di Kantor PD Parkir
Tidak berselang lama, kantor PD Parkir Makassar juga mengalami serangan dengan pola hampir identik. Kerusakan yang ditimbulkan menunjukkan metode serangan yang sama, termasuk waktu kejadian serta cara pelaku melancarkan aksinya. Kesamaan tersebut memperkuat dugaan bahwa pelaku berasal dari individu tunggal atau kelompok kecil dengan motif tertentu.
Pihak pengelola PD Parkir mengaku terkejut atas kejadian tersebut. Aktivitas pelayanan sempat terganggu akibat proses pemeriksaan lokasi oleh aparat keamanan. Kejadian ini turut menambah tekanan psikologis bagi pegawai yang bertugas di lingkungan tersebut.
Baca Juga:
Dugaan Pelaku Memiliki Motif Pribadi
Aparat kepolisian mendalami kemungkinan motif pribadi sebagai latar belakang penyerangan. Dugaan sementara mengarah pada rasa ketidakpuasan terhadap kebijakan perparkiran maupun pengaturan lalu lintas. Meski demikian, penyelidikan masih berlangsung guna memastikan latar belakang sebenarnya.
Penyidik menegaskan bahwa seluruh kemungkinan tetap terbuka, termasuk potensi gangguan keamanan yang lebih luas. Polisi berkomitmen mengungkap identitas pelaku secara menyeluruh demi mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Upaya Aparat Menjaga Keamanan Kota
Pasca serangkaian penyerangan tersebut, aparat keamanan meningkatkan patroli di sekitar kantor pemerintahan serta fasilitas publik lain. Langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat. Koordinasi lintas instansi juga diperkuat guna memantau situasi keamanan kota secara menyeluruh.
Pemerintah Kota Makassar mengimbau warga tetap tenang serta melaporkan aktivitas mencurigakan. Penanganan serius terhadap kasus ini diharapkan mampu memulihkan rasa aman publik.
Aparat menegaskan bahwa segala bentuk teror terhadap fasilitas umum tidak akan ditoleransi serta akan ditindak sesuai hukum berlaku. Dapatkan informasi paling lengkap dan terbaru hanya di Info Kejadian Makassar.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari mekora.id