Langkah baru digencarkan, Wali Kota Makassar memperkenalkan program corner terpadu guna mendorong inovasi dan daya tarik pariwisata kota.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menggaungkan konsep “corner wisata” sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata terpadu. Gagasan ini muncul dalam sambutannya pada Musyawarah Besar Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB) di Makassar. Corner wisata diharapkan menjadi jembatan promosi antara kota dan daerah penyangga di kawasan Indonesia Timur.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.
Konsep Corner Wisata Terpadu
Corner wisata adalah ruang khusus untuk menampilkan destinasi, kuliner, dan budaya dari berbagai daerah dalam satu titik. Di dalamnya tersedia informasi, produk UMKM, dan jadwal event dalam format yang mudah dilihat wisatawan. Konsep ini memudahkan promosi lintas daerah tanpa mengurangi jati diri masing‑masing wilayah.
Munafri menekankan bahwa corner bukan hanya pameran, tetapi alat kolaborasi antar‑daerah. Melalui corner, kota dan kabupaten dapat menggelar event bersama dan paket wisata terpadu. Makassar diharapkan menjadi pusat promosi yang mendorong kunjungan ke luar kota.
Corner juga menjadi jendela bagi daerah yang kurang dikenal untuk memperkenalkan identitasnya. Setiap daerah bisa mengisi corner dengan tarian, makanan, maupun kearifan lokal. Dengan begitu, ekosistem pariwisata bisa tumbuh secara merata di kawasan Indonesia Timur.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Peran Makassar Sebagai Pusat Promosi
Makassar diposisikan sebagai “pintu gerbang” kawasan Indonesia Timur, sehingga cocok dijadikan pusat promosi wisata lintas daerah. Kota ini memiliki akses transportasi dan fasilitas informasi yang lebih maju dibanding banyak daerah sekitar. Kondisi ini dimanfaatkan untuk memperkuat promosi bersama melalui corner wisata.
Daerah kabupaten bisa menempatkan promosi mereka di Makassar tanpa membangun infrastruktur promosi sendiri. Pemkot siap menyediakan ruang dan dukungan agar promosi berjalan dengan biaya lebih ringan. Hal ini menguntungkan daerah dengan anggaran terbatas namun tetap ingin menarik wisatawan.
Kolaborasi melalui corner juga membuka peluang pemasaran UMKM dan kerajinan khas daerah. Destinasi dan ekonomi lokal bisa tumbuh bersama jika promosi dilakukan secara terpadu. Makassar berharap model ini memperkuat sektor pariwisata dan daya saing wilayah.
Baca Juga: HEBOH! Pria Mengamuk di Polsek Wajo, Polisi Sampai Kocar‑Kacir!
Contoh Inisiasi “Barru Corner”
Salah satu contoh konkret adalah gagasan “Barru Corner” di Makassar sebagai pusat informasi wisata Kabupaten Barru. Wali Kota Munafri mengajak Bupati Barru mencari lokasi strategis di kota untuk menempatkan corner tersebut. Dengan Barru Corner, warga kota bisa lebih mudah mengenal destinasi dan budaya Barru.
Kegiatan di Barru Corner bisa dikelola bersama, mulai dari pameran hingga festival kolaborasi di Makassar. Kunjungan wisata kemudian diarahkan dari kota ke objek wisata utama di Barru. Model ini telah menunjukkan dampak ekonomi positif dalam sejumlah event sebelumnya.
Wali Kota menilai Barru Corner bisa menjadi contoh untuk daerah lain di Sulawesi Selatan dan wilayah Indonesia Timur. Jika setiap kabupaten punya corner di Makassar, kota ini akan jadi pusat informasi wisata regional. Masyarakat juga dimudahkan dalam merencanakan perjalanan ke beberapa destinasi sekaligus.
Harapan ke Depan Bagi Pariwisata Makassar
Munafri berharap corner wisata menjadi bagian penting dari inovasi kota dalam membangun pariwisata yang modern dan terhubung. Kolaborasi lintas daerah memungkinkan Makassar menawarkan paket wisata regional, bukan hanya destinasi kota. Langkah ini mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Corner juga dinilai penting untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin mengunjungi lebih dari satu daerah. Informasi terpadu memudahkan mereka merancang rute efisien dan menguntungkan pelaku usaha. Masyarakat di sepanjang jalur wisata turut merasakan manfaatnya.
Pemkot Makassar berkomitmen memperkuat kerja sama dengan kabupaten dan organisasi kedaerahan. Corner wisata diharapkan menjadi etalase promosi sekaligus pemersatu budaya dan ekonomi. Dengan model ini, Makassar bisa menjadi kota wisata yang inklusif dan terhubung dengan daerah sekitar.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Makassar kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Makassar.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari makassar.antaranews.com
- Gambar Kedua dari makassar.antaranews.com