Heboh di Bontoala, Makassar, dua kelompok remaja terlibat tawuran pakai batu dan busur panah usai salat Subuh, membuat warga panik dan video kejadian viral.
Polisi segera turun ke lokasi untuk menenangkan situasi dan melakukan penyelidikan. Tidak ada korban jiwa atau luka serius, namun aparat mengimbau orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka agar insiden serupa tidak terulang. Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.
Bentrok Remaja di Bontoala, Makassar Gegerkan Warga
Dua kelompok remaja di Kecamatan Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terlibat tawuran yang cukup serius pada Kamis (26/2/2026) pagi. Tawuran tersebut menggunakan batu hingga busur panah, membuat warga setempat terkejut dan cemas. Kejadian ini menjadi perhatian publik setelah video tawuran beredar luas di media sosial.
Lokasi tawuran terjadi di Lorong Tinumbu 148, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Tallo. Menurut warga, para remaja terlihat berkumpul sejak dini hari dan kemudian terlibat perkelahian yang berlangsung beberapa menit. Video yang viral menunjukkan adegan kericuhan yang memicu berbagai komentar dari netizen.
Kepolisian setempat segera merespons laporan warga. Polisi datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal dan menenangkan situasi. Hingga saat ini, penyebab pasti tawuran masih dalam tahap penyelidikan, termasuk identifikasi kelompok remaja yang terlibat.
Detik-Detik Tawuran Remaja Usai Salat Subuh
Menurut keterangan Aris, seorang petugas keamanan setempat, tawuran terjadi saat para remaja baru saja selesai salat Subuh. Mereka berkumpul di lorong tersebut dan kemudian terlibat pertengkaran yang berujung bentrokan fisik. Aksi ini berlangsung cukup singkat namun sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.
Polisi yang tiba di lokasi memberikan imbauan agar para remaja membubarkan diri dan tidak mengulangi aksi serupa. Petugas juga mengingatkan keluarga untuk mengawasi anak-anak mereka agar kejadian serupa tidak terulang. Keberadaan aparat di lokasi berhasil menenangkan situasi sebelum bentrokan lebih besar terjadi.
Video tawuran yang beredar di media sosial memperlihatkan intensitas pertarungan dan alat yang digunakan para remaja. Hal ini membuat masyarakat prihatin dan meminta pihak berwenang melakukan tindakan preventif. Meski begitu, Aris memastikan bahwa tidak ada korban luka maupun jiwa dari kejadian ini.
Baca Juga: Makassar Panas! Dividen GMTD Hilang, DPRD Sulsel Siap Usut Tuntas!
Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam
Pihak kepolisian masih mendalami penyebab tawuran dan kelompok remaja yang terlibat. Aris mengatakan bahwa penyelidikan meliputi wawancara dengan saksi dan memeriksa rekaman video yang viral. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui akar permasalahan dan mencegah eskalasi di kemudian hari.
Selain itu, polisi menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka. Aris menegaskan bahwa pihak kepolisian bekerja sama dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi semua warga. “Sudah kami lakukan penyelidikan dan imbauan terhadap anak-anak yang nongkrong habis salat Subuh,” ujarnya.
Penyelidikan juga mencakup upaya mediasi antara kelompok remaja yang terlibat agar tidak terjadi balas dendam atau tawuran lanjutan. Pihak kepolisian memastikan bahwa tindakan preventif dan edukasi akan terus dilakukan agar situasi tetap kondusif.
Upaya Pencegahan dan Imbauan Warga
Keamanan lingkungan menjadi perhatian utama setelah tawuran ini viral. Aparat setempat menghimbau warga untuk melaporkan jika terjadi keributan atau potensi konflik antar remaja. Hal ini dianggap penting untuk mencegah insiden yang lebih serius di masa depan.
Selain itu, warga diajak untuk mengawasi anak-anak mereka, terutama saat berkumpul di tempat umum atau lorong sempit. Kegiatan seperti nongkrong usai salat Subuh perlu pengawasan agar tidak menimbulkan risiko bentrokan. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat meminimalisir tawuran remaja yang rawan terjadi di Bontoala.
Aris menegaskan bahwa hingga saat ini, situasi di Bontoala aman terkendali. Tidak ada korban luka maupun jiwa, dan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan akar permasalahan tawuran ini.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com