Masalah parkir sembarangan di Makassar memang bukan hal baru, tapi semakin parah dan butuh perhatian serius dari semua pihak.

Melihat kondisi ini, Pemerintah Kota Makassar (Pemkot) akhirnya mengambil langkah konkret dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama aparat kepolisian, dinas terkait, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mencari solusi terbaik.
Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Makassar.
Masalah yang Tak Kunjung Usai
Parkir sembarangan di Makassar sudah menjadi masalah yang cukup lama dan semakin sulit diatasi. Di pusat-pusat keramaian seperti jalan protokol, pasar tradisional, hingga sekitar kampus dan perkantoran, kendaraan parkir tanpa aturan mengakibatkan gangguan lalu lintas. Kondisi ini menyebabkan ruas jalan menyempit, sehingga arus kendaraan tersendat bahkan sampai macet total.
Selain kemacetan, parkir liar juga memicu masalah sosial, seperti perselisihan antar pengendara, potensi tindak kriminal, dan menurunnya kualitas lingkungan. Banyak warga mengeluhkan sulitnya mencari tempat parkir resmi, sehingga terpaksa meninggalkan kendaraan di sembarang tempat.
Pemkot Makassar Turun Tangan
Menanggapi keluhan masyarakat dan kondisi yang makin parah, Pemkot Makassar menggelar Rapat Koordinasi khusus untuk membahas persoalan parkir liar ini. Rakor melibatkan berbagai pihak, mulai dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kepolisian, hingga perwakilan komunitas warga dan pelaku usaha. Tujuannya jelas: mencari solusi yang efektif dan bisa diterapkan secara berkelanjutan.
Dalam rapat ini, beberapa opsi solusi mulai dibahas, seperti penertiban lokasi parkir yang rawan, pemasangan rambu larangan parkir, hingga pengembangan sistem parkir digital yang dapat memudahkan pengendara menemukan tempat parkir resmi.
Baca Juga: Kemacetan Parah di Makassar Akibat Antrean Truk Sampah TPA Antang
Pengembangan Tempat Parkir Resmi

Pemkot juga fokus untuk mengembangkan fasilitas parkir resmi. Beberapa lokasi strategis akan dibangun atau diperbaiki menjadi area parkir yang nyaman dan aman bagi pengendara. Hal ini bertujuan agar masyarakat punya pilihan parkir yang memadai sehingga tidak lagi tergoda untuk parkir sembarangan.
Selain itu, Pemkot sedang menggodok sistem parkir digital berbasis aplikasi yang memudahkan pengendara mencari dan membayar parkir secara elektronik. Sistem ini tidak hanya praktis tapi juga transparan dan bisa mengurangi praktik pungutan liar yang sering terjadi selama ini.
Penertiban & Penegakan Hukum Jadi Langkah Utama
Salah satu langkah konkrit yang ditekankan dalam rakor adalah penertiban parkir liar yang selama ini meresahkan warga. Satpol PP bersama Polisi akan gencar melakukan operasi gabungan di titik-titik rawan parkir sembarangan. Kendaraan yang parkir sembarangan akan ditindak tegas, termasuk dengan denda atau pengangkutan ke tempat penyimpanan.
Penegakan hukum ini diharapkan menjadi efek jera sekaligus mengembalikan ketertiban di jalan-jalan Makassar. Selain itu, pihak kepolisian juga menambah pengawasan dengan memasang kamera CCTV di titik rawan untuk memantau aktivitas parkir ilegal.