Kondisi darurat dirasakan warga Makassar saat limbah dari TPA Antang mencemari rumah, memicu keluhan serius dan protes masyarakat sekitar.
Warga sekitar TPA Antang, Manggala, Makassar mengeluhkan sampah dan limbah yang kerap masuk ke rumah. Bau menyengat dan sampah dari truk sering berceceran hingga ke pekarangan, mengganggu kenyamanan. Kondisi ini memicu protes warga dan sempat menyebabkan kemacetan di akses menuju TPA.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.
Sampah Dan Bau Tak Sedap Memasuki Rumah
Warga sekitar TPA Antang menyebut aroma busuk dari sampah terasa sangat kuat, terutama saat cuaca gerimis atau hampir hujan. Bau tersebut tidak hanya tercium di sekitar TPA, tetapi juga sampai ke kompleks perumahan di kawasan Tamalate dan Minasaupa yang jaraknya cukup jauh.
Selain bau, sisa serpihan sampah seperti kertas, plastik, dan partikel kecil sering kali diterbangkan angin dan masuk ke rumah warga, termasuk ke halaman dan pekarangan. Kondisi seperti ini membuat aktivitas sehari‑hari, seperti menjemur pakaian atau bermain anak di luar rumah, menjadi terganggu dan kurang menyenangkan.
Masyarakat di kawasan Tamangapa Raya dan sekitarnya juga mengeluh bahwa sampah bahkan sempat menumpuk di pinggir jalan menuju TPA, sehingga tampak seperti gunungan kecil di area permukiman. Hal ini menambah kekhawatiran soal kesehatan, terutama terhadap risiko penyakit pernapasan dan penyakit kulit akibat paparan bau dan material sampah.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Kemacetan Dan Protes Warga di Sekitar TPA
Selain persoalan bau dan lingkungan, TPA Antang juga menjadi sumber kemacetan. Terutama malam hari saat truk sampah mengantre masuk. Jalan Tamangapa Raya menjadi padat karena truk bergerak lambat dan sering terhenti. Sehingga menyebabkan antrean panjang kendaraan lain.
Kemacetan ini membuat pengendara tidak hanya mengalami penundaan perjalanan, melainkan juga harus menahan bau busuk dalam waktu lama saat terjebak di lalu lintas. Tak heran, jika kemacetan dan polusi di sekitar TPA Antang kerap viral di media sosial dan menjadi perbincangan warga Makassar.
Pada beberapa kesempatan, warga setempat sampai melakukan aksi menutup sebagian jalan sebagai bentuk protes terhadap pencemaran dan gangguan lalu lintas yang berkelanjutan. Mereka meminta pemerintah segera melakukan perbaikan pengelolaan TPA dan alternatif solusi yang lebih layak, selain hanya memperkeras penutupan jalan sementara.
Baca Juga: Heboh di Kajang! Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi, Propam Turun Tangan
Dampak Kesehatan Dan Kualitas Hidup Warga
Dampak utama dari bau sampah dan serpihan limbah di sekitar TPA Antang adalah menurunnya kualitas hidup warga sekitar. Banyak warga yang mengaku sering batuk, pilek, dan iritasi pernapasan, terutama pada anak kecil dan orang lanjut usia, karena terpapar bau busuk dan debu dari sampah.
Pendekatan sanitasi di sekitar rumah warga juga semakin sulit, karena pepohonan dan tanaman di halaman rumah kerap tertutup sampah dan debu tipis dari TPA. Kebersihan lingkungan menjadi sulit dijaga, sehingga warga diharuskan bersih‑bersih lebih sering demi mempertahankan kondisi rumah yang nyaman dan sehat.
Bagi warga, TPA Antang yang awalnya dibangun sebagai solusi pengelolaan sampah, kini dianggap justru menjadi beban lingkungan dan sosial. Mereka meminta pemerintah kota dan dinas lingkungan hidup mengevaluasi total cara pengelolaan sampah di TPA, bukan hanya sekadar membuka akses jalan dan memperbaiki jalan raya.
Tanggung Jawab Pemerintah Dan Solusi Jangka Panjang
Pemerintah Kota Makassar dan Dinas Lingkungan Hidup menyatakan bau di TPA Antang berasal dari pengerukan dan pembukaan akses jalan. Namun, warga menilai penjelasan itu belum cukup dan meminta solusi jangka panjang untuk mengurangi dampak bagi lingkungan.
Warga mengusulkan perluasan TPA, peningkatan daur ulang, pengurangan sampah terbuka, serta teknologi pengolahan limbah yang lebih baik. Selain itu, diperlukan sistem pengangkutan lebih teratur agar truk sampah tidak menimbulkan kemacetan dan pencemaran.
Pemerintah kota diharapkan juga melibatkan warga, tokoh masyarakat, dan lembaga swadaya untuk bermusyawarah dalam merancang kebijakan pengelolaan TPA Antang. Dengan pendekatan kolaboratif, diharapkan TPA Antang menjadi solusi pengelolaan sampah. Bukan sumber masalah bagi kesehatan dan kenyamanan warga Makassar.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Makassar kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Makassar.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari makassar.antaranews.com