Polres Makassar berhasil mengungkap kasus penculikan balita bernama Bilqis yang sempat menghebohkan masyarakat Kota Makassar, Sulawesi Selatan Sulsel.

Polisi menetapkan empat orang pelaku sebagai tersangka, yang berasal dari beberapa daerah berbeda. Berikut ini Info Kejadian Makassar akan memberikan informasi terbaru tentang penculikan balita Bilqis dan penetapan empat tersangka oleh polisi.
Kronologi Penculikan Balita Bilqis
Peristiwa penculikan terjadi di Taman Pakui Sayang, salah satu lokasi publik yang biasa dikunjungi warga. Orang tua Bilqis melaporkan hilangnya anaknya kepada pihak kepolisian setelah beberapa saat tidak menemukan sang anak di taman. Laporan ini langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polrestabes Makassar dengan melakukan pencarian intensif.
Kapolda Sulsel, Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro, menegaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan dengan cepat dan menyeluruh. “Dari proses penyelidikan, Polrestabes kita berhasil mengamankan empat tersangka,” ujarnya dalam konferensi pers yang dilansir detikSulsel, Senin. Upaya ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta melindungi anak-anak dari tindakan kriminal.
Identitas Keempat Para Tersangka
Keempat tersangka yang diamankan memiliki latar belakang berbeda dan berasal dari berbagai daerah. Mereka adalah:
- SY , wanita warga Makassar.
- NH, wanita warga Sukoharjo.
- MA, wanita warga Merangin.
- AS, pria warga Merangin.
Kapolda Djuhandhani menekankan pentingnya kerja sama antarwilayah dalam menangani kasus lintas daerah. Menurutnya, keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim yang tidak mengenal batas wilayah, termasuk koordinasi dengan kepolisian daerah lain untuk memastikan keselamatan korban dan penangkapan pelaku.
Baca Juga: Terduga Penculik Balita di Makassar Ditangkap, Ini Pengakuannya
Respons Cepat Kapolda Sulsel

Begitu laporan kehilangan diterima, Kapolda Sulsel langsung memerintahkan jajaran Polrestabes Makassar untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran. Ia menegaskan bahwa polisi tidak akan berhenti sampai pelaku dan korban ditemukan dengan aman.
“Kami segera memerintahkan kepada Kapolrestabes. Ini sebagai wujud pertanggungjawaban kita sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Kejar sampai dapat, ke ujung dunia pun kita kejar,” tegas Djuhandhani. Pernyataan ini menunjukkan tekad pihak kepolisian untuk memberikan rasa aman bagi warga dan menegakkan hukum tanpa kompromi.
Selain itu, Kapolda juga menekankan agar pelaku tidak kembali ke Makassar sebelum kasus ini selesai. Hal ini dilakukan untuk mencegah risiko tambahan dan memastikan proses hukum berjalan lancar.
Dukungan Teknis dan Strategi Penyelidikan
Keberhasilan penangkapan tersangka tidak lepas dari dukungan teknis dan strategi penyelidikan yang matang. Polrestabes Makassar bekerja sama dengan Ditkrimum dalam membongkar jaringan penculikan ini. Strategi ini mencakup pengumpulan bukti, pemeriksaan saksi, serta penggunaan teknologi untuk melacak pergerakan pelaku.
Menurut Djuhandhani, kolaborasi antarunit dan pemanfaatan sumber daya yang ada sangat menentukan keberhasilan penangkapan. “Alhamdulillah, upaya yang dilakukan oleh jajaran Polrestabes Makassar dengan dukungan pembinaan fungsi teknis Ditkrimum membuahkan hasil,” tambahnya.
Proses penyelidikan juga melibatkan koordinasi lintas daerah, mengingat para tersangka berasal dari wilayah berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa aparat kepolisian mampu bekerja cepat dan efektif meskipun kasusnya kompleks dan melibatkan pelaku dari berbagai lokasi.
Harapan Kepolisian Tetap Waspada
Kasus penculikan Bilqis menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap keamanan anak-anak di ruang publik. Di sisi lain, penetapan empat tersangka ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam melindungi warga dan menindak tegas pelaku kejahatan.
Kapolda Sulsel mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama dengan polisi, melaporkan setiap tindak kriminal, dan menjaga lingkungan sekitar agar aman bagi anak-anak. Ia menegaskan bahwa keselamatan anak menjadi prioritas utama, dan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan cepat.
Dengan penangkapan ini, diharapkan kasus serupa dapat dicegah di masa depan, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat kepolisian. Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa proses hukum terhadap para tersangka akan berjalan sesuai prosedur, sehingga keadilan bagi korban dapat terwujud.
Simak dan ikuti berita terupdate lainnya tentang Makassar dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Makassar.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari kompas.com
- Gambar Kedua dari detik.com