Posted in

Makassar Ikut Diguncang! Gempa M 7,0 NTT Bikin Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa M 7,0 yang berpusat di Mbay, Nagekeo, NTT, terasa hingga Makassar dan membuat sejumlah warga panik serta berhamburan keluar rumah pada Sabtu pagi.

Makassar Ikut Diguncang! Gempa M 7,0 NTT Bikin Warga Berhamburan Keluar Rumah

Salah seorang warga Perumahan Minasa Upa, Makassar, Awi, merasakan getaran tersebut setelah salat Subuh. Ia mengaku berada di lantai dua rumah ketika guncangan mulai terasa. Simak ulasan lengkapnya dari Info Kejadian Makassar.

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVENONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Warga Makassar Kaget Saat Rumah Mulai Bergoyang

Awi mengatakan suasana berubah ketika anak-anak di rumahnya berteriak. Tidak lama kemudian, ia ikut merasakan rumah bergoyang akibat getaran gempa.

“Habis salat Subuh anak-anak teriak terus terasa goyangnya, apalagi di atas lantai 1. Saya tadi lagi berada di lantai 2 di rumah,” ujar Awi kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).

Guncangan tersebut juga membuat beberapa benda di dalam rumah ikut bergerak. Awi melihat mainan bel yang tergantung di dinding bergoyang akibat getaran.

“Lampu gantung posisinya di bawah, jadi tidak kelihatan bergoyang. Yang saya lihat bergerak itu mainan bel,” katanya.

Menurut Awi, getaran berlangsung sekitar satu hingga dua menit. Selama waktu tersebut, rumah terasa terus bergoyang sehingga membuat penghuni merasa khawatir.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Warga Berhamburan Keluar Rumah

Rasa panik juga muncul di lingkungan sekitar. Sejumlah warga memilih keluar rumah setelah merasakan guncangan. Beberapa orang bahkan sempat berteriak untuk memberi tahu warga lainnya bahwa gempa sedang terjadi.

“Ada keluar tadi warga, berteriak gempa,” ungkap Awi.

Warga kemudian berkumpul di luar rumah sambil memperhatikan kondisi sekitar. Mereka memilih berada di ruang terbuka untuk menghindari risiko apabila terjadi guncangan susulan.

Kejadian tersebut berlangsung pada pagi hari ketika sebagian warga baru selesai menjalankan aktivitas setelah salat Subuh. Kondisi itu membuat kepanikan terasa semakin jelas karena guncangan datang secara tiba-tiba.

Baca Juga: Malam Mencekam di Makassar! Bentrokan Geng Motor dan Warga Berakhir Tragis, Ada Korban Terluka

Gempa Berpusat di Wilayah Nagekeo NTT

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa M 7,0 terjadi pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berada di wilayah Mbay, Nagekeo, NTT.

Gempa tersebut cukup kuat hingga terasa di sejumlah wilayah di luar NTT. Makassar menjadi salah satu daerah yang merasakan getarannya, meski pusat gempa berada jauh dari Sulawesi Selatan.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa utama terjadi. Informasi tersebut membuat masyarakat di sejumlah wilayah pesisir perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan resmi dari petugas.

Sejumlah Wilayah Masuk Peringatan Tsunami

Peringatan dini tsunami mencakup beberapa wilayah di NTT. Daerah yang masuk dalam peringatan antara lain Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Ende bagian utara, Sikka bagian utara, Pulau Ende, dan Pulau Sikka.

Wilayah lain di sekitar Flores juga mendapat perhatian karena posisi geografisnya berdekatan dengan pusat gempa. Masyarakat pesisir diminta memperhatikan informasi resmi dan tidak mengabaikan arahan evakuasi jika petugas mengeluarkannya.

Sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB) juga masuk dalam daftar peringatan. Daerah tersebut meliputi Bima, Pulau Sangiang, Pulau Gili, Kota Bima bagian utara, dan Dompu.

Sulsel dan Sultra Ikut Masuk Daftar Peringatan

Selain NTT dan NTB, BMKG juga memasukkan sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dalam peringatan dini tsunami. Daerah tersebut mencakup Jeneponto, Bantaeng, Kepulauan Selayar, Bone, dan Wajo.

Kabupaten Luwu Timur, Luwu Utara, serta Kota Palopo juga masuk dalam wilayah yang mendapat perhatian. Sementara di Sulawesi Tenggara, Kota Baubau termasuk dalam daftar tersebut.

Warga yang merasakan gempa seperti di Makassar diimbau tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi dari BMKG serta pemerintah daerah. Masyarakat juga sebaiknya menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan setelah guncangan kuat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa gempa kuat dapat terasa hingga wilayah yang cukup jauh dari pusatnya. Kesiapan warga, pemahaman jalur evakuasi, dan akses terhadap informasi resmi menjadi langkah penting ketika gempa kembali terjadi.