Seorang pria berinisial AP (36) di Makassar, Sulawesi Selatan, mengalami luka serius di leher akibat kena tembakan peluru nyasar pemburu.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025, sekitar pukul 09.30 Wita. Korban, Andika Priyanto, sedang memandikan anaknya di teras rumahnya yang berlokasi di Perumahan Citra Hertasning Inn, Jalan Aroepala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, ketika ia tiba-tiba tersungkur karena lehernya tertembak proyektil. Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Makassar.
Insiden Peluru Nyasar Mengguncang Makassar
Seorang pria bernama Andika Priyanto (AP), 36 tahun, di Makassar, Sulawesi Selatan, menderita luka serius di lehernya setelah diduga terkena peluru nyasar saat memandikan anaknya di teras rumahnya. Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025, sekitar pukul 09.30 Wita, di Perumahan Citra Hertasning Inn, Jalan Aroepala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Korban tiba-tiba tersungkur setelah lehernya tertembus proyektil, yang diduga kuat berasal dari senapan angin. Pihak kepolisian, melalui Kapolsek Manggala Kompol Samuel To’longan dan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana, telah membenarkan kejadian ini dan sedang melakukan penyelidikan.
Keluarga korban telah melaporkan insiden tersebut ke Mapolrestabes Makassar. Meskipun proyektil belum dipastikan jenisnya secara definitif, polisi menduga kuat bahwa peluru tersebut berasal dari senapan angin dan kemungkinan ditembakkan oleh pemburu yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Respons Cepat dan Penanganan Medis
Setelah insiden penembakan, korban yang mengalami luka tembak pada bagian leher segera dilarikan ke RS Primaya Makassar untuk mendapatkan perawatan medis. Kapolsek Manggala Kompol Samuel To’longan membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa korban langsung dibawa ke rumah sakit.
Hasil pemeriksaan medis awal mengonfirmasi bahwa luka yang dialami korban disebabkan oleh peluru senapan angin. Polisi menyatakan bahwa korban tidak mengalami luka yang terlalu parah, meskipun masih dalam proses pemulihan.
Baca Juga: 1 Rumah Rp 80 Juta, Kemensos Bangun 20 Unit Untuk Warga Miskin di Makassar
Penyelidikan Polisi dan Dugaan Asal Peluru

Pihak keluarga korban telah melaporkan insiden ini ke Mapolrestabes Makassar, dan kasus ini sedang dalam penyelidikan intensif oleh aparat kepolisian. Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana mengungkapkan bahwa proyektil peluru yang mengenai AP dipastikan berasal dari senapan angin. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang telah dilakukan. Arah peluru diduga berasal dari lahan semak-semak atau kebun di sekitar lokasi.
Pelaku Diduga Pemburu Burung
Dugaan kuat mengarah pada pelaku yang merupakan seorang pemburu burung. AKBP Devi Sujana menjelaskan bahwa di sekitar lokasi kejadian, terdapat banyak warga yang sering berburu burung bangau.
Polisi menduga bahwa peluru tersebut ditembakkan oleh pemburu yang salah sasaran. Hingga saat ini, polisi masih terus menyelidiki untuk mengungkap identitas pelaku penembakan dan belum ada pelaku yang diamankan.
Kendala Penyelidikan dan Langkah Selanjutnya
Penyidik belum dapat mendalami keterangan korban secara maksimal karena Andika Priyanto masih dalam tahap pemulihan setelah terkena tembakan peluru nyasar. Polisi berencana untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap korban setelah kondisinya membaik. Selain itu, sejumlah saksi mata di lokasi kejadian telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.
Kesimpulan
Insiden peluru nyasar yang melukai Andika Priyanto di Makassar menunjukkan bahaya aktivitas perburuan liar di dekat pemukiman warga. Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan menemukan pelaku yang bertanggung jawab. Penting bagi pihak berwenang untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas perburuan di area padat penduduk demi mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Simak dan ikuti terus jangan sampai ketinggalan informasi terlengkap tentang Pria di Makassar kena peluru nyasar hanya di INFO KEJADIAN MAKASSAR.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.detik.com
- Gambar Kedua dari www.detik.com