Peristiwa tragis terjadi di kawasan belakang Stadion Barombong, Kota Makassar, ketika seorang anak dilaporkan tenggelam di perairan sekitar lokasi tersebut.
Kejadian ini mengundang perhatian warga setempat karena area itu kerap menjadi tempat bermain anak-anak, terutama pada sore hari. Informasi awal menyebutkan korban diduga terpeleset saat berada di tepi perairan, lalu terseret arus sehingga tidak terlihat kembali ke permukaan.
Situasi tersebut langsung memicu kepanikan warga sekitar. Sejumlah saksi berusaha mencari korban secara manual, namun keterbatasan jarak pandang serta kondisi air membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Peristiwa ini kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang guna mendapatkan bantuan pencarian secara profesional.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.
Laporan Warga Picu Respons Cepat Tim SAR
Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi kejadian. Personel yang diterjunkan berasal dari Basarnas Makassar bersama unsur terkait lainnya. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan asesmen situasi untuk menentukan strategi pencarian yang paling efektif sesuai kondisi lapangan.
Pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan arus air, kedalaman perairan, serta cuaca sekitar. Tim SAR memulai penyisiran di area yang diduga menjadi titik awal korban tenggelam. Proses ini memerlukan ketelitian tinggi karena perairan di sekitar Stadion Barombong memiliki karakter yang cukup berisiko, terutama bagi anak-anak.
Tantangan Pencarian Korban di Perairan Terbuka
Proses pencarian korban menghadapi berbagai kendala di lapangan. Kondisi air yang keruh menyulitkan visibilitas, sehingga penyelaman harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Arus yang berubah-ubah juga menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan korban, sehingga area pencarian harus diperluas secara bertahap.
Selain itu, medan di sekitar perairan tergolong licin akibat lumpur serta vegetasi di tepi air. Faktor ini menuntut kesiapan fisik tinggi dari tim SAR agar operasi pencarian dapat berjalan aman. Meski demikian, upaya pencarian tetap dilakukan secara maksimal dengan memanfaatkan peralatan pendukung yang tersedia.
Baca Juga: Penyerang Kantor Dishub-PD Parkir Makassar Diduga Orang yang Sama
Kondisi Lingkungan Sekitar Stadion Barombong
Area belakang Stadion Barombong dikenal memiliki sejumlah titik perairan terbuka yang belum sepenuhnya dilengkapi pengaman. Lokasi tersebut sering menjadi tempat aktivitas warga, mulai dari memancing hingga bermain air, terutama bagi anak-anak. Minimnya pengawasan serta kurangnya rambu peringatan meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan.
Peristiwa anak tenggelam ini kembali menyoroti pentingnya perhatian terhadap keselamatan di kawasan publik. Lingkungan sekitar stadion seharusnya mendapat pengelolaan lebih baik agar tidak membahayakan warga, khususnya kelompok usia rentan. Kesadaran masyarakat terhadap risiko perairan terbuka juga menjadi faktor penting dalam mencegah kejadian serupa.
Harapan Keluarga Serta Imbauan Keselamatan
Keluarga korban berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil. Mereka terus menunggu kabar dari tim SAR yang masih berjibaku di lokasi kejadian. Dukungan moral dari warga sekitar turut mengalir, mencerminkan kepedulian sosial atas musibah yang menimpa keluarga tersebut.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di sekitar perairan terbuka. Pengawasan orang tua sangat diperlukan guna menghindari risiko tenggelam.
Peristiwa di belakang Stadion Barombong menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas, terutama di lingkungan yang memiliki potensi bahaya tersembunyi.
Dapatkan informasi paling lengkap dan terbaru hanya di Info Kejadian Makassar.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari sulsel.idntimes.com