Posted in

BBPOM Makassar, Dorong Layanan Publik Ramah Disabilitas Lewat KIE

BBPOM Makassar menggelar Kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tematik untuk mendorong layanan publik yang ramah bagi penyandang disabilitas.

BBPOM Makassar, Dorong Layanan Publik Ramah Disabilitas Lewat KIE

Program ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat tentang obat dan makanan, sekaligus memastikan akses informasi yang setara bagi difabel. Dengan metode interaktif, materi audio-visual, dan panduan braille, BBPOM Makassar berkomitmen menciptakan layanan publik inklusif.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.

BBPOM Makassar Selenggarakan Edukasi Layanan Publik

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tematik yang menitikberatkan pada layanan publik inklusif bagi penyandang disabilitas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kelompok difabel.

Kepala BBPOM Makassar menekankan bahwa penyelenggaraan KIE tematik ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk mewujudkan layanan publik yang ramah, adil, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan konsumen.

Selain itu, BBPOM Makassar menekankan pentingnya kolaborasi dengan komunitas disabilitas, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat untuk memastikan informasi yang disampaikan dapat diterima secara optimal. Layanan publik inklusif tidak hanya memberikan akses, tetapi juga mendorong partisipasi aktif.

Sasaran dan Keuntungan KIE Tematik

Kegiatan KIE tematik ini bertujuan memberikan edukasi dan informasi seputar keamanan obat dan makanan bagi masyarakat, dengan pendekatan inklusif bagi penyandang disabilitas. Materi yang disampaikan meliputi cara mengenali produk legal, memahami label dan aturan penggunaan, hingga melaporkan produk ilegal atau berbahaya.

Melalui kegiatan ini, BBPOM Makassar berharap penyandang disabilitas dapat mengakses informasi dengan mudah dan memahami hak mereka sebagai konsumen. Penerapan layanan publik inklusif diyakini dapat meningkatkan kemandirian kelompok disabilitas dalam melakukan pengawasan terhadap produk obat dan makanan di sekitarnya.

Selain itu, KIE tematik juga berfungsi sebagai sarana sosialisasi aturan baru, inovasi layanan, dan mekanisme pelaporan yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas. Kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko penyalahgunaan obat dan konsumsi produk makanan yang tid
ak aman.

Baca Juga: Mengurai Tantangan Sampah Makassar, Suara Pekerja TPA Antang

Cara Pelaksanaan dan Keterlibatan Peserta

Cara Pelaksanaan dan Keterlibatan Peserta

Kegiatan KIE dilakukan melalui berbagai metode, termasuk presentasi interaktif, demo produk, serta penyediaan materi berbasis visual dan audio untuk memudahkan akses informasi bagi peserta disabilitas. Fasilitator juga memberikan sesi tanya jawab agar peserta dapat mengajukan pertanyaan secara langsung terkait obat dan makanan.

Peserta kegiatan terdiri dari komunitas disabilitas, mahasiswa, guru, dan masyarakat umum yang tertarik mengikuti program edukasi ini. Kehadiran berbagai pihak diharapkan mendorong terciptanya dialog interaktif yang produktif, sehingga layanan publik inklusif dapat diterapkan secara efektif di lapangan.

Selain itu, BBPOM Makassar juga menyediakan materi cetak dan digital yang mudah diakses oleh penyandang disabilitas. Termasuk panduan audio dan tulisan braille. Hal ini menunjukkan komitmen lembaga dalam memastikan tidak ada pihak yang tertinggal dalam memperoleh informasi penting mengenai keamanan obat dan makanan.

Harapan dan Langkah Lanjutan

BBPOM Makassar berharap kegiatan KIE tematik ini menjadi model untuk layanan publik inklusif di tingkat nasional. Lembaga ini berencana memperluas jangkauan program ke daerah-daerah lain agar seluruh penyandang disabilitas di Indonesia dapat memperoleh akses informasi yang setara dan berkualitas.

Selain itu, langkah lanjutan mencakup pelatihan internal bagi petugas BBPOM agar mampu memberikan layanan lebih responsif terhadap kebutuhan kelompok disabilitas. Peningkatan kapasitas petugas diharapkan mampu mendukung terciptanya pelayanan publik yang ramah, aman, dan adil bagi semua lapisan masyarakat.

Dengan implementasi layanan publik inklusif yang berkesinambungan, BBPOM Makassar menegaskan komitmennya dalam melindungi konsumen, meningkatkan literasi masyarakat, dan memastikan semua warga, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses informasi obat dan makanan yang aman.

Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Makassar.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari makassar.antaranews.com
  2. Gambar Kedua dari makassar.pom.go.id