Posted in

Ribuan Mahasiswa Palopo Tutup Jalan Trans Sulawesi, Tuntut Pemekaran

Ribuan mahasiswa di Palopo, Sulawesi Selatan, menutup Jalan Trans Sulawesi dalam aksi damai menuntut percepatan pemekaran Provinsi Luwu Raya.

Jalan Trans Sulawesi, Tuntut Pemekaran

Massa mahasiswa dari berbagai kampus membawa spanduk dan poster, menyuarakan aspirasi masyarakat terkait pemerataan pembangunan dan pelayanan publik. Blokade menyebabkan kemacetan panjang, namun tetap berlangsung tertib dengan pengawasan polisi.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.

Mahasiswa Palopo Blokade Jalan Trans Sulawesi

Sejumlah mahasiswa melakukan aksi blokade di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di wilayah Kota Palopo, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (11/1/2026). Aksi ini dilakukan untuk menuntut percepatan pemekaran Provinsi Luwu Raya. Kemacetan panjang terjadi di jalur utama yang menghubungkan Kota Palopo dengan Kabupaten Luwu dan sekitarnya.

Massa mahasiswa berasal dari berbagai kampus di wilayah Luwu Raya. Mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan tuntutan pemekaran provinsi serta menyuarakan aspirasi masyarakat yang selama ini menunggu kejelasan status administratif wilayah.

Kehadiran mahasiswa juga menarik perhatian warga dan pengendara yang terjebak di lokasi. Polisi dan petugas keamanan setempat terlihat berjaga-jaga untuk memastikan aksi tetap tertib dan tidak menimbulkan gangguan serius.

Mahasiswa Desak Pemekaran Provinsi Luwu Raya

Para mahasiswa menegaskan bahwa pemekaran Provinsi Luwu Raya menjadi kebutuhan mendesak. Mereka menilai selama ini pembangunan di wilayah tersebut kurang merata, dan pemerintah provinsi saat ini belum cukup maksimal dalam mengakomodasi aspirasi masyarakat lokal.

“Kami menuntut pemerintah segera menetapkan pemekaran Provinsi Luwu Raya agar pemerataan pembangunan dan pelayanan publik lebih cepat dirasakan masyarakat,” ujar salah satu koordinator aksi. Mereka juga menekankan bahwa pemekaran akan memperkuat identitas budaya dan ekonomi masyarakat Luwu Raya.

Selain itu, mahasiswa berharap aspirasi mereka bisa langsung didengar oleh pemerintah pusat. Mereka menegaskan bahwa aksi damai ini merupakan bentuk partisipasi aktif generasi muda dalam proses demokrasi dan pembangunan daerah.

Baca Juga: Appi Wanti-Wanti OPD Hingga RT RW Makassar Siaga Cuaca Ekstrem 24 Jam

Situasi di Tengah Aksi Mahasiswa

Situasi di Tengah Aksi Mahasiswa

Blokade yang dilakukan mahasiswa membuat arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi tersendat hingga berjam-jam. Beberapa kendaraan, termasuk bus dan truk, terpaksa berhenti menunggu massa membubarkan diri. Petugas kepolisian menurunkan barisan untuk mengatur arus dan mengimbau pengendara agar tetap tenang.

Meskipun sempat memicu kemacetan panjang, aksi mahasiswa berlangsung tertib. Tidak ada kerusakan fasilitas umum maupun bentrok dengan warga sekitar. Beberapa anggota kepolisian melakukan dialog dengan koordinator aksi untuk memastikan kegiatan tetap aman dan tidak melanggar hukum.

Warga sekitar menilai bahwa meski terganggu, aksi mahasiswa cukup tertib dan menunjukkan semangat perjuangan yang patut dihargai. Mereka berharap pemerintah daerah bisa menanggapi tuntutan pemekaran dengan bijak.

Harapan Mahasiswa dan Respon Pemerintah

Para mahasiswa menegaskan bahwa mereka akan tetap mengawal proses pemekaran Provinsi Luwu Raya hingga pemerintah memberikan kepastian. Mereka menyatakan akan melakukan aksi lanjutan jika aspirasi masyarakat tidak segera direspons.

Sementara itu, pemerintah daerah menyatakan akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa melalui jalur resmi. Kepala Dinas Pemerintahan setempat mengatakan bahwa pemekaran provinsi membutuhkan kajian mendalam dan persetujuan pemerintah pusat, sehingga butuh waktu sebelum ada keputusan final.

Mahasiswa berharap pemerintah bisa mempercepat proses ini tanpa mengurangi aspek hukum dan administratif. Mereka menekankan bahwa pemekaran bukan hanya soal administratif, tapi juga langkah strategis untuk meningkatkan pembangunan, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat Luwu Raya.

Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Makassar.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari makassar.kompas.com
  2. Gambar Kedua dari tekape.co