Posted in

Pemkot Makassar Pastikan Pasokan Pangan Aman Dan Harga Stabil Jelang Ramadan

Pemerintah Kota Makassar memastikan pasokan pangan aman dan harga tetap stabil menjelang Ramadan untuk kenyamanan seluruh warga.

Pemkot Makassar Pastikan Pasokan Pangan Aman Jelang Ramadan

Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah antisipatif dengan berkoordinasi bersama distributor dan pemangku kepentingan. Upaya ini mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional, sekaligus menjaga harga bahan pokok tetap stabil dan terjangkau bagi warga.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.

Pemantauan Rutin Untuk Stabilitas Harga Dan Stok

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan Forkopimda Sulsel meninjau pasar tradisional. Pemantauan ini memastikan pasokan bahan pokok cukup dan harga terkendali. Langkah proaktif ini mencegah lonjakan harga yang membebani masyarakat, terutama menjelang Ramadan.

Dinas Perdagangan dan Perumda Pasar Makassar Raya juga akan terus melakukan pemantauan rutin di semua pasar tradisional. Hal ini merupakan langkah preventif yang krusial untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Pemantauan berkelanjutan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi daya beli masyarakat.

Melalui dinas terkait, Pemerintah Kota Makassar bertekad untuk memastikan bahwa seluruh warga dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Upaya kolaboratif antara pemerintah kota dan provinsi dalam pemantauan harga pangan ini diharapkan dapat menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan stabil.

Kondisi Terkini Harga Dan Pasokan Bahan Pokok

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, mayoritas komoditas pangan strategis di Makassar terpantau stabil dan berada pada kisaran harga wajar. Meskipun sempat mengalami kenaikan dari Rp120.000 menjadi Rp130.000 per kilogram di awal Ramadan, pasokan daging sapi dipastikan aman. Kenaikan harga ini segera diantisipasi untuk menjaga ketersediaan.

Berita baik datang dari harga bawang merah yang justru mengalami penurunan dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram di beberapa lapak. Sementara itu, harga Minyakita dari Bulog terpantau stabil, beras SPHP tersedia dengan baik, serta stok telur dan daging dalam kondisi aman. Fluktuasi harga cabai masih dalam kisaran yang wajar.

Secara umum, komoditas hortikultura seperti cabai besar, cabai keriting, cabai rawit merah, bawang merah, dan bawang putih relatif terkendali. Harga-harga komoditas penting lainnya seperti beras premium (Rp14.000/kg), beras medium (Rp13.000/kg), minyak goreng curah (Rp16.000/liter), dan gula pasir curah (Rp18.000/kg) juga terpantau stabil.

Baca Juga: Viral di Makassar! Pengendara Motor Dihajar Usai Senggolan Mobil

Harga Komoditas Pangan Strategis di Makassar

 Harga Komoditas Pangan Strategis di Makassar​

Untuk komoditas beras, harga premium berada di angka Rp14.000 per kilogram, medium Rp13.000 per kilogram, dan beras ketan Rp22.000 per kilogram. Ketersediaan beras SPHP dari Bulog juga memastikan bahwa pilihan beras dengan harga terjangkau tetap tersedia bagi masyarakat.

Minyak goreng curah dijual Rp16.000 per liter, sementara kemasan Rp21.000 per liter. Gula pasir curah tercatat Rp18.000 per kilogram dan kemasan Rp20.000 per kilogram. Tepung terigu curah berada di harga Rp9.000 per kilogram dan kemasan Rp11.000 per kilogram, menunjukkan stabilitas harga pada kebutuhan pokok penting lainnya.

Protein hewani seperti daging sapi murni/has berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, daging ayam ras Rp35.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp27.000 per kilogram. Komoditas hortikultura seperti cabai, bawang, tomat, kentang, wortel, dan kol juga berada di harga yang wajar, menjaga daya beli masyarakat.

Antisipasi Dan Koordinasi Berkelanjutan

Koordinasi antara Pemerintah Kota Makassar dengan distributor dan berbagai pemangku kepentingan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir. Sehingga tidak terjadi kendala berarti yang dapat memicu kenaikan harga atau kelangkaan barang.

Langkah antisipatif ini mencerminkan keseriusan Pemkot Makassar dalam menjamin ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi warganya. Kestabilan pasokan dan harga pangan adalah prioritas utama, terutama menjelang dan selama periode Ramadan dan HBKN yang cenderung meningkatkan konsumsi masyarakat.

Dengan pemantauan dan koordinasi yang efektif, diharapkan masyarakat Makassar dapat menyambut dan menjalani bulan suci Ramadan dengan tenang dan nyaman, tanpa perlu khawatir akan gejolak harga atau kekurangan bahan pangan. Upaya ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk kesejahteraan warganya.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Makassar kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Makassar.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari makassar.antaranews.com
  • Gambar Kedua dari harian.fajar.co.id