Posted in

Makassar Sigap! Ekskavator Turun, Banjir Manggala Teratasi!

Pemkot Makassar bergerak cepat menurunkan ekskavator untuk normalisasi drainase, sehingga banjir di Manggala kini berhasil teratasi.

Pemkot Makassar bergerak cepat menurunkan ekskavator untuk normalisasi drainase

Pemkot Makassar ambil langkah tegas atasi banjir di Manggala. Dengan ekskavator, drainase dinormalisasi, sedimen dikeruk, dan saluran air diperbaiki. Upaya ini jadi solusi nyata demi kenyamanan warga setiap musim hujan, menegaskan komitmen Pemkot menghadirkan solusi bagi masyarakat.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVELIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Normalisasi Drainase di Manggala, Upaya Menangkal Banjir

Normalisasi drainase menjadi fokus utama di Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala. Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin, secara langsung memimpin pengerahan ekskavator pada Minggu (8/3/2026) lalu. Aksi ini merupakan respons cepat pemerintah kota terhadap keluhan warga yang berulang kali terdampak banjir.

Appi menekankan bahwa langkah ini bukanlah keputusan sembarangan. Prosesnya telah melalui kajian teknis mendalam dengan melibatkan para ahli di bidangnya. Normalisasi ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk menyediakan solusi permanen bagi penduduk, terutama di Blok 10 dan Blok 8 yang dikenal sebagai daerah rawan banjir.

Pemkot Makassar juga menjamin akan terus memantau setiap tahapan pekerjaan ini. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa hasilnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, sehingga tidak ada lagi warga yang harus mengungsi saat musim hujan tiba.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!

GIF PIALA DUNIA 2026

Pengerukan Sedimen Dan Peningkatan Kapasitas Saluran Air

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Makassar, Zuhaelsi Zubir, menjelaskan bahwa pengerukan sedimen menjadi inti dari normalisasi ini. Dengan ekskavator PC 4,5 ton, sedimen yang mengendap di dasar saluran sepanjang Jalan Kecaping hingga Jalan Suling di Blok 10 Perumnas Antang dibersihkan secara menyeluruh. Penggunaan alat berat mempercepat proses pembenahan drainase.

Pengerukan sedimen ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aliran air secara signifikan. Selain itu, pihak Pemkot Makassar juga berencana untuk mengoptimalkan fungsi waduk sebagai penampung air saat curah hujan tinggi, menjamin penanganan yang komprehensif.

Peningkatan kapasitas saluran air ini krusial agar sistem drainase dapat lebih cepat mengalirkan air ke saluran pembuangan utama. Ini adalah fondasi awal untuk solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir yang telah lama membayangi kawasan tersebut, memberikan harapan baru bagi warga.

Baca Juga: Nasrullah Muntu, Dari Aksi Heroik hingga Kontroversi Penembakan Remaja

Penggantian Box Culvert Untuk Aliran Lebih Lancar

 Penggantian Box Culvert Untuk Aliran Lebih Lancar

Selain pengerukan, Pemkot Makassar juga melakukan penggantian box culvert atau gorong-gorong beton. Box culvert lama yang berukuran 50 sentimeter kini diganti dengan ukuran 80 sentimeter, jauh lebih besar. Perubahan dimensi ini bertujuan untuk memperbesar kapasitas aliran air, sehingga air dapat mengalir lebih lancar.

Perubahan dimensi ini dilakukan karena lokasi saluran berada di jalur pembuangan air di Jalan Kecaping Raya, yang terhubung langsung ke saluran menuju jembatan di Jalan Nipa-Nipa kawasan Antang. Kondisi box culvert yang kecil sebelumnya menyebabkan aliran air yang keluar dari saluran ini sangat terbatas dan lambat.

Penggantian box culvert menjadi langkah yang sangat tepat karena pembuangan air menuju saluran utama sebelumnya dianggap lambat. Situasi ini menyebabkan genangan air bertahan lebih lama di kawasan permukiman, dan dengan penggantian ini diharapkan masalah tersebut dapat teratasi.

Komitmen Berkelanjutan Untuk Makassar Bebas Banjir

Zuhaelsi Zubir menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur drainase. Ini adalah langkah berkelanjutan dalam menangani persoalan genangan dan banjir saat curah hujan tinggi, memastikan keberlanjutan upaya penanganan.

Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi penataan sistem pengendalian banjir yang lebih terintegrasi di kawasan timur Makassar. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu titik rawan genangan saat musim hujan tiba, sehingga perhatian khusus sangat dibutuhkan.

Dengan sinergi dan komitmen yang kuat, diharapkan Makassar dapat benar-benar bebas dari ancaman banjir. Solusi jangka panjang dan terpadu terus diupayakan demi kesejahteraan dan kenyamanan seluruh warga kota, terutama di daerah-daerah yang rawan.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Makassar kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Makassar.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari derakpost.com