Posted in

Makassar Memanas! Appi Tegur Keras Tren Perang Senjata Mainan

Appi tegur keras tren perang senjata mainan di Makassar karena dinilai berbahaya dan meresahkan warga sekitar.

Makassar Memanas! Appi Tegur Keras Tren Perang Senjata Mainan

Tren perang senjata mainan yang marak di Makassar menuai sorotan tajam. Wali Kota yang akrab disapa Appi menilai aksi tersebut sudah berlebihan dan berpotensi membahayakan warga.

Peringatan tegas pun dilontarkan demi menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Tetap simak di Info Kejadian Makassar.

Appi Tegas Soroti Tren Perang Senjata Mainan Di Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi mengungkapkan kekhawatirannya atas maraknya aksi remaja yang menggunakan senjata mainan untuk saling menembak selama Ramadan. Pernyataan ini ia sampaikan saat ditemui di Balai Kota Makassar, Senin (2/3/3036).

Menurut Appi, aktivitas yang semula dianggap hiburan ini sudah berkembang menjadi fenomena berisiko tinggi. Ia menekankan bahwa permainan tembak-tembakan dengan peluru jeli dan butiran plastik bisa membahayakan warga maupun pengguna jalan lain.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan membiarkan aktivitas tersebut berlangsung tanpa pengawasan. Pemerintah kota menilai perlu ada langkah pencegahan serius agar keselamatan warga dan ketertiban umum tetap terjaga.

Aksi Kejar-Kejaran Pakai Motor Dinilai Berlebihan

Salah satu hal yang dikecam Appi adalah cara permainan dilakukan, yaitu dengan saling mengejar menggunakan motor di jalanan ramai. Perilaku ini sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan dan kerugian fisik pada remaja maupun masyarakat sekitar.

Tembak-tembakan dari atas motor juga menimbulkan risiko bagi kendaraan lain yang melintas. Appi menekankan bahwa permainan semacam ini sudah melewati batas kewajaran dan harus segera dihentikan agar tidak merembet ke daerah lain.

Selain aspek keselamatan, tren ini mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga. Banyak warga merasa resah karena sulit membedakan antara senjata mainan dan benda berbahaya ketika digunakan di ruang publik.

Baca Juga: Ibu Rumah Tangga Curi HP Dan Laptop Mahasiswa di Masjid Makassar, Alasannya Bikin Kaget!​

Ramadan Seharusnya Jadi Momentum Positif

  Ramadan Seharusnya Jadi Momentum Positif 700

Appi mengingatkan bahwa Ramadan adalah waktu untuk refleksi, beribadah, dan membangun kebersamaan. Ia menekankan generasi muda seharusnya mengisi waktu dengan kegiatan produktif yang membangun karakter, bukan sekadar hiburan berisiko.

Permainan masih diperbolehkan, tapi harus aman dan tidak mengganggu orang lain. Jika tindakan remaja sudah dapat mencelakakan warga, maka harus segera dihentikan.

Pemerintah kota ingin Ramadan di Makassar tetap aman, nyaman, dan kondusif. Oleh sebab itu, seluruh pihak termasuk masyarakat dan orang tua diminta menahan diri dan ikut mencegah aktivitas yang berpotensi membahayakan.

Koordinasi Pemkot Dan Kepolisian

Appi sudah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana terkait langkah penanganan. Sinergi antara pemerintah kota dan kepolisian menjadi kunci dalam menekan tren ini agar tidak semakin meluas.

Langkah-langkah yang diterapkan meliputi peningkatan patroli di titik-titik rawan. Pengawasan difokuskan pada malam hari setelah salat tarawih hingga dini hari, ketika aksi tembak-tembakan paling sering terjadi.

Selain patroli, edukasi juga menjadi bagian penting dari strategi. Aparat bersama pemerintah akan memberikan pembinaan dan pemahaman risiko kepada remaja agar menyadari konsekuensi perbuatan mereka.

Polisi Bertindak Dan Orang Tua Diminta Berperan

Beberapa remaja yang tertangkap melakukan perang senjata mainan telah dibawa untuk diberi pembinaan. Aparat menyita senjata mainan untuk menghindari penggunaan lebih lanjut.

Orang tua mereka dipanggil dan diminta menandatangani pernyataan agar anak-anak tidak mengulangi perbuatan tersebut. Hal ini menunjukkan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi dan mendidik generasi muda.

Pemerintah Kota Makassar menegaskan, sinergi antara masyarakat, aparat keamanan, dan orang tua menjadi kunci agar tren perang senjata mainan berhenti. Dengan pendekatan tegas sekaligus edukatif, kota berharap ketertiban dan keamanan dapat tetap terjaga selama Ramadan.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari detik.com