Pemerintah Kota Makassar menurunkan mobil pasar murah menjelang Lebaran untuk menstabilkan harga dan lindungi daya beli masyarakat.
Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Dengan sembilan mobil pasar murah, program ini melindungi daya beli masyarakat dari lonjakan harga di penghujung Ramadan. Inisiatif ini menegaskan komitmen Pemkot Makassar menjaga kesejahteraan warga melalui intervensi pasar.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.
Intervensi Proaktif Melawan Kenaikan Harga
Pemerintah Kota Makassar meluncurkan program “Loket Mobile Pangan” dengan mengerahkan sembilan mobil pasar murah. Langkah ini menjadi strategi antisipatif menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok. Inisiatif ini krusial menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, saat permintaan dan harga bahan pokok meningkat.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk menstabilkan harga di pasaran. Harapannya, masyarakat tidak akan kesulitan memenuhi kebutuhan selama penghujung Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Komitmen ini menunjukkan upaya serius pemerintah kota dalam melindungi warganya dari dampak inflasi.
Kegiatan pasar murah ini telah dimulai sejak 11 Maret 2026 dan akan berlangsung hingga Lebaran, mencakup 10 hari terakhir Ramadan. Tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan Kota Makassar turut diterjunkan untuk memastikan pelaksanaan pasar murah berjalan efektif di berbagai titik.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Kolaborasi Strategis Dan Jaminan Pasokan
Dalam upaya menjamin ketersediaan pasokan, Pemerintah Kota Makassar menjalin kerja sama dengan Perum Bulog. Kemitraan ini memastikan bahwa bahan pangan yang dijual kepada masyarakat tetap tersedia dan dapat diakses dengan harga yang lebih terjangkau. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan program dalam menekan harga.
Munafri Arifuddin menjelaskan bahwa pasar murah ini tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi inflasi. Fokus utamanya adalah komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur yang sering mengalami lonjakan harga menjelang Lebaran.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan seluruh warga Makassar dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Hal ini menjadi sangat penting mengingat adanya peningkatan permintaan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan hari besar keagamaan.
Baca Juga: Wawali Makassar Ingatkan Bahaya Medsos Bagi Anak, Serukan Perang Total!
Pencegahan Inflasi Dan Dampak Positif
Program pangan murah ini secara khusus berlangsung di titik-titik yang telah ditentukan. Tujuannya adalah menekan potensi inflasi daerah yang kerap dipicu oleh lonjakan harga komoditas pokok. Intervensi ini diharapkan dapat meredam tekanan ekonomi yang mungkin dirasakan masyarakat.
Munafri menekankan bahwa pada periode akhir Ramadan, harga-harga cenderung mengalami kenaikan signifikan yang dapat berdampak pada inflasi. Oleh karena itu, Pemkot Makassar mencari solusi konkret agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Pasar murah ini adalah respons langsung terhadap dinamika pasar tersebut.
Rencana ini merupakan hasil rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah perangkat daerah dan pihak Kecamatan. Keputusan ini menunjukkan pendekatan komprehensif dari pemerintah kota untuk mengatasi masalah inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Dukungan Masyarakat Dan Harapan ke Depan
Langkah Pemkot Makassar mengerahkan mobil pasar murah ini disambut positif oleh masyarakat. Mereka berharap program serupa dapat terus dilaksanakan, terutama pada momen-momen penting lainnya. Dukungan ini memperkuat keyakinan bahwa intervensi pemerintah memiliki dampak nyata.
Keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur bagi kebijakan pemerintah daerah di masa mendatang. Dengan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, Pemkot Makassar menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan warganya. Ini adalah langkah maju dalam memastikan akses pangan yang merata.
Diharapkan, program Loket Mobile Pangan dapat terus berlanjut dan menjadi model bagi daerah lain. Ini bukan hanya tentang menekan inflasi, tetapi juga tentang membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Makassar.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Makassar kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Makassar.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari makassar.antaranews.com
- Gambar Kedua dari sulsel.idntimes.com