Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung malam hari meninjau pengungsian dan mengevakuasi warga terdampak banjir.
Banjir kembali melanda Makassar, menyisakan duka bagi ribuan warga. Wali Kota Munafri Arifuddin turun langsung meninjau posko pengungsian di SDN Paccerakkang, menunjukkan kepedulian nyata, mendengar keluhan warga, dan memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi, bahkan di tengah malam.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.
Kunjungan Malam Wali Kota ke Pengungsian
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengunjungi pengungsi banjir di SDN Paccerakkang pada Kamis malam (26/2), menunjukkan kepedulian dan komitmen nyata kepada masyarakat. Ia berbincang langsung dengan warga, mendengarkan keluhan, dan memberikan dukungan moral di tengah padatnya agenda pemerintahan dan Safari Ramadan.
Dalam dialognya dengan pengungsi, Wali Kota Munafri menyerukan pentingnya kepedulian antar sesama. Ia meminta warga untuk tidak sungkan menyampaikan segala keperluan atau aspirasi kepada dirinya dan jajaran pemerintah yang hadir. “Jika ada keperluan, aspirasi mohon disampaikan kepada saya, kepada kami semua yang hadir,” ujarnya.
Kunjungan tak terduga ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah kota. Bahkan di tengah malam, Wali Kota Munafri memastikan warganya dalam kondisi aman dan terlayani dengan baik. Kehadirannya memberikan semangat dan harapan bagi para pengungsi.
Bantuan Dan Instruksi Tegas Untuk Penanganan Bencana
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Munafri tidak datang dengan tangan kosong. Bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, lurah, hingga RT/RW setempat, ia membawa paket bantuan. Bantuan ini diserahkan langsung kepada para pengungsi, khususnya ibu hamil, balita, dan lansia, yang merupakan kelompok paling rentan.
Selain menyerahkan bantuan, Munafri juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh perangkat daerah terkait penanganan bencana. Dinas Kesehatan diminta memastikan layanan pengobatan berjalan optimal untuk para pengungsi. Ini menunjukkan prioritas pada kesehatan dan kesejahteraan warga yang terdampak.
Damkarmat dan PDAM diinstruksikan untuk memastikan ketersediaan air bersih di posko pengungsian, sebuah kebutuhan dasar yang sangat krusial. Dinas Sosial dan BPBD bertanggung jawab atas kecukupan logistik, tenda darurat, serta tempat tidur yang layak. Penanganan ini berlaku tidak hanya di SDN Paccerakkang, tetapi juga di titik-titik pengungsian lain di kecamatan berbeda.
Baca Juga: Heboh! Jalan Dicor di Tamalanrea Makassar, Polisi Selidiki Sengketa Lahan
Fokus Pada Kebutuhan Dasar Dan Kelayakan Pengungsi
Wali Kota Munafri menekankan pentingnya memperhatikan secara menyeluruh kebutuhan dasar para pengungsi. “Jadi tolong kita memperhatikan siapapun yang ada di dalam pengungsian sementara ini,” katanya. Hal ini mencakup ketersediaan makanan, obat-obatan, dan bantuan lainnya yang esensial.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah, relawan, hingga ketua RT/RW, agar benar-benar memperhatikan kebutuhan dasar pengungsi. Selain itu, mereka diminta memastikan tempat tinggal sementara yang layak dan aman bagi semua korban banjir. Fokusnya adalah menciptakan lingkungan pengungsian yang manusiawi.
Di posko SDN Paccerakkang sendiri, tercatat ada 64 Kepala Keluarga (KK) dan 229 orang pengungsi, termasuk dari lokasi sekitar seperti Kodam III. Dengan jumlah pengungsi yang signifikan, perhatian terhadap setiap individu menjadi sangat penting. Penanganan yang komprehensif adalah kunci untuk mengurangi dampak bencana.
Seruan Kepedulian Dan Tanggung Jawab Bersama
Kunjungan Wali Kota Munafri diakhiri dengan seruan kepedulian yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Bencana banjir ini memerlukan respons kolektif, di mana setiap individu memiliki peran dalam membantu sesama. Solidaritas menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ini.
Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus berupaya maksimal dalam penanganan pasca-banjir dan memastikan pemulihan cepat bagi warga terdampak. Namun, upaya ini akan lebih efektif jika didukung oleh partisipasi aktif dari masyarakat. Kerja sama adalah fondasi untuk mengatasi krisis.
Melalui kunjungan ini, Wali Kota Makassar berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menunjukkan kepedulian. Kesadaran kolektif dan tindakan nyata adalah kekuatan terbesar dalam menghadapi musibah. Bersama, Makassar dapat bangkit lebih kuat dari bencana ini.
Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Makassar kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Makassar.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari makassar.antaranews.com
- Gambar Kedua dari makassar.antaranews.com