Posted in

Makassar Dilanda Angin Kencang, Lima Rumah Warga Terdampak

Angin puting beliung menerjang kawasan Jalan Sipala, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada Rabu (28/1/2026), merusak lima rumah warga.

Lima Rumah Warga Terdampak

Peristiwa terjadi saat hujan deras mengguyur kota. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kerugian material cukup besar. Para warga terdampak kini mengungsi sementara ke rumah keluarga, sambil menunggu perbaikan rumah.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.

Angin Puting Beliung Rusak Lima Rumah Makassar

Sebanyak lima rumah mengalami kerusakan parah setelah diterjang angin puting beliung di bilangan Jalan Sipala, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (28/1/2026). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.13 Wita, bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur Kota Daeng sejak pagi.

Bencana angin puting beliung umumnya merusak atap rumah warga. Kerusakan total tercatat pada lima rumah milik warga setempat. Angin kencang yang tiba-tiba disertai hujan deras membuat warga kewalahan menyelamatkan barang berharga di rumah mereka.

Kapolsek Biringkanaya, AKP Andik Wahyu Cahyono, membenarkan kejadian ini. Ia menyebut bahwa bencana tersebut hanya menimbulkan kerugian materiil dan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. “Tidak ada luka, cuma kerugian material,” ujarnya.

Warga Terdampak dan Kerusakan Rumah

Lima rumah yang terdampak diketahui milik warga bernama Junardi (50), Saludding (45), Jumakkara (50), Mahmuddin (40), dan Arif (40). Kerusakan yang terjadi berupa atap rumah yang rusak, genteng berterbangan, dan sebagian dinding mengalami retak akibat terpaan angin.

Warga yang rumahnya rusak kini memilih mengungsi sementara ke rumah keluarga atau tetangga terdekat. Mereka menunggu proses perbaikan dilakukan oleh pemerintah setempat atau bantuan relawan.

Tripika Kecamatan Biringkanaya bersama pihak kelurahan segera memberikan bantuan darurat. Bantuan tersebut meliputi sembako, selimut, dan bahan bangunan ringan untuk perbaikan sementara rumah warga. Kapolsek Andik menyebut, “Kalau wilayah Katimbang, bantuan sudah diberikan oleh pak lurah di situ.”

Baca Juga: Polda Sulsel Putuskan Hentikan Dugaan Pelecehan Yang Menjerat Rektor UNM

Respon Cepat Pihak Berwenang

Respon Cepat Pihak Berwenang

Pihak kepolisian, TNI, dan pemerintah kecamatan langsung melakukan pengecekan lokasi bencana setelah menerima laporan. Tim gabungan memastikan tidak ada korban yang mengalami luka-luka dan mengevakuasi warga ke tempat aman.

Selain itu, pemerintah kecamatan juga mendata kerusakan rumah untuk mempersiapkan bantuan perbaikan jangka menengah. Langkah ini penting agar warga yang terdampak dapat kembali menempati rumah mereka dalam waktu cepat.

Relawan dan masyarakat setempat turut membantu menyingkirkan puing-puing dan membersihkan lokasi. Mereka bekerja sama memastikan keamanan dan mencegah risiko tambahan, seperti terjatuhnya material bangunan yang masih longgar.

Warga Mengungsi, Tunggu Perbaikan

Para korban yang rumahnya rusak kini tinggal sementara di rumah sanak keluarga. Meski kehilangan kenyamanan, mereka tetap bersabar menunggu proses perbaikan selesai. Banyak warga mengaku bersyukur karena tidak ada yang terluka dalam peristiwa ini.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait mempercepat proses perbaikan rumah. Mereka juga meminta adanya sosialisasi terkait mitigasi bencana angin puting beliung, agar dapat mengurangi risiko di masa depan.

Kapolsek Andik mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. “Jika hujan deras disertai angin kencang, warga diminta segera berlindung di tempat aman,” ujarnya. Langkah mitigasi dini diyakini mampu mengurangi risiko kerusakan dan korban jiwa pada peristiwa mendatang.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Makassar kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Makassar.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari makassar.kompas.com
  • Gambar Kedua dari makassar.antaranews.com