Posted in

Lengah Saat Ngobrol, Wanita di Makassar Jadi Korban Penjambretan

Wanita di Makassar menjadi korban penjambretan saat ngobrol depan kos, pelaku kabur membawa tas berisi iPhone dan barang berharga.

Saat Ngobrol, Wanita di Makassar Jadi Korban Penjambretan

Aksi kejahatan jalanan kembali meresahkan warga Kota Makassar. Seorang wanita menjadi korban penjambretan saat sedang asyik mengobrol di depan kos tempat tinggalnya. Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan membuat korban mengalami kerugian materil berupa tas berisi barang berharga, termasuk sebuah iPhone.

Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.

Kronologi Penjambretan Depan Kos

Peristiwa penjambretan itu terjadi saat korban sedang duduk santai dan mengobrol bersama temannya di depan kos. Saat itu, suasana terlihat normal dan tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Korban meletakkan tas miliknya di samping kursi tanpa menyadari adanya pelaku yang mengintai dari kejauhan.

Tak berselang lama, seorang pria yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba mendekat. Dengan gerakan cepat, pelaku langsung meraih tas korban dan tancap gas meninggalkan lokasi kejadian. Korban sempat berteriak meminta pertolongan, namun pelaku sudah melaju kencang dan menghilang di tikungan jalan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami syok dan ketakutan. Selain kehilangan tas, korban juga kehilangan sebuah iPhone, dompet, uang tunai, serta beberapa dokumen penting yang tersimpan di dalam tas tersebut.

Tas Berisi iPhone Dan Barang Berharga

Tas yang dijambret pelaku diketahui berisi sejumlah barang berharga milik korban. Selain satu unit iPhone, terdapat dompet berisi uang tunai, kartu identitas, kartu ATM, serta beberapa barang pribadi lainnya. Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Kehilangan iPhone menjadi pukulan terbesar bagi korban karena ponsel tersebut berisi banyak data penting, termasuk kontak, foto pribadi, serta keperluan pekerjaan. Korban mengaku langsung berusaha melacak ponselnya melalui fitur pelacakan, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

Selain kerugian materil, korban juga mengaku mengalami trauma dan rasa takut untuk kembali beraktivitas di luar kos, terutama pada malam hari. Ia berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga: Garuda Indonesia-BSI Gelar Umrah Travel Fair 2026 di Makassar

Warga Sekitar Sempat Panik

Warga Sekitar Sempat Panik

Aksi penjambretan tersebut sontak membuat warga sekitar kos panik. Beberapa penghuni kos dan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian sempat keluar rumah setelah mendengar teriakan korban. Namun sayangnya, pelaku sudah kabur sebelum sempat dihentikan.

Warga sekitar mengaku kawasan tersebut sebenarnya cukup ramai pada siang hari, namun cenderung sepi pada malam hari. Kondisi inilah yang diduga dimanfaatkan pelaku untuk melakukan aksi kejahatan tanpa hambatan berarti.

Sejumlah warga berharap adanya peningkatan patroli keamanan, baik dari aparat kepolisian maupun satuan keamanan lingkungan. Mereka juga mulai mengimbau sesama penghuni kos agar lebih waspada dan tidak lengah saat berada di luar rumah.

Laporan ke Polisi Dan Penyelidikan

Usai kejadian penjambretan tersebut, korban langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke pihak kepolisian. Laporan resmi dibuat dengan harapan pelaku dapat segera ditangkap dan barang-barang korban dapat ditemukan kembali.

Pihak kepolisian menyatakan telah menerima laporan dan tengah melakukan penyelidikan. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain mengumpulkan keterangan saksi, mengecek kemungkinan rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta menelusuri jalur pelarian pelaku.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor. Kerja sama antara warga dan aparat penegak hukum dinilai sangat penting dalam mengungkap kasus penjambretan yang kerap terjadi di wilayah perkotaan.

Imbauan Waspada Dari Aparat Dan Warga

Menanggapi maraknya aksi penjambretan, aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat berada di luar rumah pada malam hari. Warga diminta tidak meletakkan barang berharga di tempat terbuka yang mudah dijangkau pelaku kejahatan.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk memperhatikan kondisi sekitar, termasuk kendaraan atau orang asing yang mencurigakan. Jika memungkinkan, aktivitas di luar rumah sebaiknya dilakukan di area yang terang dan ramai.

Kasus penjambretan yang menimpa wanita di Makassar ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan tetap harus dijaga, meski berada di lingkungan tempat tinggal sendiri. Diharapkan dengan meningkatnya kesadaran bersama, angka kejahatan jalanan dapat ditekan.

Dapatkan update terkini, berita terpercaya, dan informasi pilihan tentang Makassar kami hadirkan setiap hari spesial untuk Anda, hanya di sini Info Kejadian Makassar.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari detikcom
  2. Gambar Kedua dari detikcom