Posted in

Gegas! Polrestabes Makassar Musnahkan 11,8 Kg Sabu-Ganja Asal China

Polrestabes Makassar musnahkan 11,8 kg Sabu-Ganja senilai Rp16 miliar, yang disita dari enam tersangka jaringan narkoba asal China.​

Gegas! Polrestabes Makassar Musnahkan 11,8 Kg Sabu-Ganja Asal China

Pemusnahan ini dipimpin Kapolrestabes Kombes Pol Arya Perdana, dihadiri perwakilan pemerintah dan lembaga terkait, menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas peredaran narkoba. Langkah ini berhasil menyelamatkan sekitar 160.000 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba, serta mencegah kerugian negara ratusan miliar rupiah.

Penangkapan para tersangka merupakan hasil Operasi Antik Lipu 2025 yang menargetkan sindikat pengedar dari Asia hingga ke Sulawesi Selatan. Dibawah ini anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Makassar.

Komitmen Polrestabes Makassar Dalam Pemberantasan Narkoba

Pada Kamis, 31 Juli 2025, Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba dengan melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu, ganja, dan pil mephedrone. Acara pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana di halaman Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani.

Disaksikan oleh perwakilan dari Pemerintah Kota Makassar, Kejaksaan Negeri Makassar, Pengadilan Negeri Makassar, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta tokoh pemuda. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri untuk menciptakan Indonesia bebas narkoba, sesuai dengan arahan Presiden, Kapolri, dan Kapolda.

Rincian Barang Bukti dan Dampak Penyelamatan Jiwa

Total barang bukti narkotika yang dimusnahkan mencapai 11,8 kilogram, terdiri dari sabu dan ganja. Secara lebih rinci, barang bukti ini mencakup sekitar 10 kilogram sabu, 10.465 butir pil mephedrone (sejenis ekstasi), dan 2 kilogram ganja. Sebagian kecil dari barang bukti, yaitu 200 gram sabu dan sejumlah pil mephedrone serta ganja, disisihkan untuk keperluan persidangan.

Nilai total dari narkoba yang dimusnahkan ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp16 miliar. Selain nilai finansial, pemusnahan ini juga diklaim berhasil menyelamatkan sekitar 160.000 jiwa masyarakat dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Kapolrestabes Arya Perdana juga mengungkapkan bahwa jika 160.000 jiwa tersebut harus direhabilitasi, biaya yang dikeluarkan negara bisa mencapai Rp600 miliar. Ini menunjukkan betapa besar dampak positif dari penggagalan peredaran narkoba terhadap keuangan negara dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Geng Motor Serang Tiga Kecamatan di Makassar

Jaringan Narkoba Internasional Asal China

Jaringan Narkoba Internasional Asal China

Barang bukti narkotika yang dimusnahkan ini berhasil disita dari enam tersangka yang diduga kuat tergabung dalam jaringan narkoba internasional asal China. Kapolrestabes Arya Perdana menjelaskan bahwa lima dari enam tersangka yang ditangkap berperan sebagai bandar dalam jaringan ini.

Jaringan ini mengoperasikan penyelundupan narkoba dari China, masuk melalui Malaysia, kemudian dilanjutkan ke Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat, sebelum akhirnya didistribusikan ke Makassar melalui jalur laut dan darat. Modus operandi pengiriman narkotika seringkali melibatkan penggunaan jasa ekspedisi dari Surabaya menuju Sulawesi Selatan.

Dengan barang disembunyikan dalam kemasan teh asal China di dalam koper. Pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan di beberapa kota, termasuk di Kalimantan dan Surabaya, menunjukkan skala operasi yang luas dari jaringan ini.

Proses Penangkapan dan Identifikasi Tersangka

Penangkapan terhadap jaringan narkoba ini merupakan bagian dari Operasi Antik Lipu 2025 yang digelar Polrestabes Makassar sejak 1 hingga 25 Juni 2025. Dalam operasi ini, sebanyak 107 pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika berhasil diamankan. Terdiri dari 102 tersangka laki-laki dan 5 tersangka perempuan. Dari jumlah tersebut, 10 orang diidentifikasi sebagai bandar, 27 orang sebagai pengedar, dan sisanya adalah pengguna.

Beberapa tersangka yang telah diidentifikasi dan ditangkap antara lain MG (25) dan MJ (21) di Jalan Pa’bentengan, Makassar. Tersangka lainnya, seperti IS dan HR, serta TG dan HRP, juga diamankan di lokasi berbeda. Termasuk di Perumahan Green River View, Makassar, dan di Kendari, Sulawesi Tenggara, setelah dilakukan pengembangan kasus.

Para tersangka diketahui bekerja di bawah arahan operator sindikat narkotika internasional melalui aplikasi Signal dan Zangi. Polisi juga telah menetapkan empat tersangka lain sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) yang berperan sebagai perekrut kurir dan operator transaksi narkoba.

Ancaman Hukuman dan Komitmen Pemberantasan Berkelanjutan

Para tersangka yang terlibat dalam kasus peredaran narkoba ini dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman untuk mereka berkisar mulai dari minimal enam tahun penjara hingga hukuman mati atau seumur hidup.

Bagi pengguna atau kurir yang menguasai narkotika di bawah lima gram, ancaman hukumannya paling lama 12 tahun penjara. Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menegaskan bahwa pemberantasan narkotika akan terus dilakukan secara berkesinambungan dan tidak akan pernah kendor.

Ia menekankan bahwa ini adalah kejahatan yang harus diberantas terus-menerus hingga Indonesia mencapai predikat negara bebas narkotika. Dan upaya ini membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.

Kesimpulan

Pemusnahan 11,8 kg narkoba oleh Polrestabes Makassar merupakan bukti konkret dari perang melawan peredaran narkotika. Operasi ini tidak hanya berhasil menyita barang bukti dalam jumlah besar dan menangkap para bandar serta pengedar dari jaringan internasional asal China.

Tetapi juga menyelamatkan ribuan jiwa dan mencegah kerugian negara yang fantastis. Komitmen pihak kepolisian untuk terus memberantas narkoba hingga tuntas menjadi harapan besar bagi terciptanya Indonesia yang bebas dari ancaman narkotika.

Simak dan ikuti terus jangan sampai ketinggalan informasi terlengkap tentang Polrestabes Makassar musnahkan Sabu-Ganja asal China hanya di INFO KEJADIAN MAKASSAR.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari www.detik.com
  2. Gambar Kedua dari www.detik.com