Permasalahan sampah di Makassar menjadi perhatian utama, terutama di TPA Antang yang menampung ribuan ton sampah setiap hari.
Pekerja TPA berbagi pengalaman dan tantangan mereka menghadapi kondisi kerja berat, risiko kesehatan, serta tumpukan sampah yang terus bertambah. Pemerintah kota mendorong inovasi pengelolaan sampah, mulai dari daur ulang, kompos, hingga edukasi masyarakat.
Temukan berbagai informasi menarik dan bermanfaat untuk menambah wawasan Anda, hanya di Info Kejadian Makassar.
Masalah dan Upaya Pengelolaan Sampah Makassar
Permasalahan sampah di Makassar menjadi perhatian serius, terutama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang yang menjadi titik utama pengelolaan limbah kota. Setiap harinya, ribuan ton sampah dari berbagai wilayah kota dibawa ke TPA ini, menimbulkan tantangan besar bagi pemerintah dan petugas pengelola.
Petugas TPA Antang sering menghadapi kondisi berat, mulai dari tumpukan sampah yang tak kunjung habis, bau menyengat, hingga risiko kesehatan akibat paparan limbah. “Pekerjaan ini sangat berat, tapi kami tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk menjaga kebersihan kota,” ujar salah seorang pekerja TPA.
Selain itu, jumlah armada pengangkut sampah dan fasilitas pendukung masih terbatas, sehingga proses pengelolaan tidak selalu maksimal. Hal ini mendorong pemerintah kota untuk terus mencari solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
Curahan Hati Petugas TPA Antang
Pekerja TPA Antang memiliki pengalaman unik dan tantangan tersendiri dalam menangani sampah. Mereka tidak hanya mengangkut dan menumpuk sampah, tetapi juga sering menjadi saksi langsung dampak limbah terhadap lingkungan sekitar. Banyak pekerja berharap masyarakat lebih peduli dengan membuang sampah pada tempatnya.
Menurut seorang pekerja, kesadaran masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah. “Kalau masyarakat disiplin membuang sampah pada tempatnya, pekerjaan kami akan jauh lebih ringan,” ujarnya sambil menata tumpukan sampah.
Selain itu, kondisi kerja yang keras dan risiko kesehatan membuat sebagian pekerja mengusulkan perbaikan sarana dan prasarana di TPA. Termasuk penyediaan alat pelindung diri yang memadai, fasilitas sanitasi, dan sistem pemrosesan sampah yang lebih modern.
Baca Juga: AKBP Jamal Fathur Resmi Jabat Kapolres Sinjai, Bawa Jejak Prestasi
Upaya Pemerintah dan Inovasi Pengelolaan Sampah
Pemerintah Kota Makassar terus mencari solusi untuk meningkatkan pengelolaan sampah di TPA Antang. Salah satunya melalui program pengolahan sampah organik menjadi kompos dan sampah anorganik yang bisa didaur ulang. Program ini diharapkan mengurangi volume sampah yang menumpuk dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah mendorong penerapan teknologi ramah lingkungan, seperti mesin pemilah sampah otomatis dan sistem pengomposan modern. “Kami ingin TPA Antang tidak hanya menjadi tempat pembuangan, tetapi juga pusat inovasi pengelolaan sampah,” jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Makassar.
Edukasi masyarakat juga menjadi bagian penting. Pemerintah gencar mengkampanyekan pengurangan sampah plastik, pemilahan sampah sejak rumah tangga, dan kesadaran lingkungan agar beban TPA bisa berkurang secara signifikan.
Kolaborasi dan Harapan Menuju Masa Depan
Pekerja TPA Antang berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta bisa menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Mereka menekankan pentingnya kesadaran bersama agar sampah tidak lagi menjadi masalah yang menumpuk setiap hari.
Selain itu, pemberdayaan masyarakat melalui program daur ulang, bank sampah, dan pelatihan pengelolaan limbah bisa mendorong perubahan positif. Dengan keterlibatan semua pihak, TPA Antang bisa menjadi contoh pengelolaan sampah yang efisien dan ramah lingkungan.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Makassar berpotensi menjadi kota yang lebih bersih dan sehat. Suara hati pekerja TPA Antang menjadi pengingat bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab semua warga kota.
Ikuti selalu informasi menarik dari kami setiap hari, dijamin terupdate dan terpercaya, hanya di Info Kejadian Makassar.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari makassar.antaranews.com
- Gambar Kedua dari makassar.antaranews.com