Kota Makassar kembali diguncang oleh peristiwa kekerasan yang melibatkan 3 remaja yang diduga serang warga dengan parang dan petasan.

Insiden yang terjadi pada dini hari menjadi sorotan serius di tengah kekhawatiran masyarakat terkait maraknya aksi kekerasan remaja di wilayah perkotaan. Dibawah ini Info Kejadian Makassar akan memberikan ulasan 3 remaja di Makassar ditangkap usai serang warga dengan parang-petasan.
Kronologi Penyerangan di Jalan Urip Sumoharjo
Peristiwa penyerangan terjadi pada Minggu dini hari, 27 Juli 2025, di kawasan strategis Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Ketiga remaja tersebut tiba-tiba menyerang warga sekitar dengan membawa senjata tajam jenis parang dan mengacungkan petasan yang menyala sebagai alat ancaman dan penyerangan.
Aksi brutal ini menyebabkan kepanikan warga yang beraktivitas di malam hari dan mengganggu ketentraman lingkungan sekitar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Identitas Pelaku dan Proses Penangkapan
Dari hasil penyelidikan, tiga pelaku yang berhasil diamankan oleh tim Ewako Resmob Polrestabes Makassar diketahui masih remaja, dua di antaranya bahkan masih di bawah umur. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah kejadian berkat laporan cepat warga dan kerja keras aparat dalam melakukan pengejaran.
Barang bukti berupa parang dan petasan yang digunakan dalam serangan turut disita untuk proses hukum lebih lanjut. Aparat kepolisian kini tengah melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui motif sebenarnya serta kemungkinan kaitan dengan kelompok lain.
Motif Penyerangan dan Kondisi Lingkungan
Menurut keterangan awal dari kepolisian, motif penyerangan diduga bermula dari ketegangan kecil yang memicu aksi balas dendam. Selain itu, aksi ini juga dipicu rasa ingin menunjukkan keberanian dan eksistensi di antara kelompok remaja tersebut.
Keberadaan senjata tajam dan petasan menjadi tanda bahaya yang memperparah situasi. Hal ini sekaligus memperlihatkan lemahnya pengawasan dari lingkungan dan keluarga dalam membatasi aktivitas remaja di malam hari.
Baca Juga: Aksi Memukau Dari Anak Down Syndrom Saat Perayaan HAN di Makassar
Dampak Serangan Terhadap Warga dan Masyarakat Sekitar

Serangan mengerikan ini menimbulkan keresahan besar di kalangan warga setempat dan masyarakat luas. Masyarakat mengeluhkan rasa takut beraktivitas di malam hari karena adanya ancaman kekerasan yang tiba-tiba. Meski tidak ada korban jiwa, ketakutan terhadap keselamatan diri dan harta benda semakin meningkat.
Warga meminta aparat keamanan untuk lebih intensif melakukan patroli dan pengawasan di kawasan rawan guna mencegah terulangnya insiden serupa.
Langkah Kepolisian Dalam Penanganan dan Pencegahan Kasus
Polisi Polrestabes Makassar mengambil langkah cepat dengan mengamankan para pelaku dan barang bukti serta melibatkan orang tua dan pihak sekolah dalam pendampingan dan pembinaan para remaja. Penegakan hukum dilakukan dengan memperhatikan Undang-undang Perlindungan Anak agar proses hukum berjalan adil dan memberikan efek jera.
Polisi juga menggencarkan sosialisasi di komunitas serta sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya membawa senjata tajam dan menggunakan bahan peledak ilegal seperti petasan.
Imbauan Kepada Masyarakat dan Orang Tua
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan kekerasan. Orang tua dihimbau agar lebih memperhatikan kegiatan anak-anak dan remaja, terutama pada malam hari, serta memberikan pendidikan untuk menjauhkan mereka dari perilaku berbahaya dan tindak kriminal.
Kesadaran kolektif masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan aman dan kondusif bagi generasi muda di Makassar.
Kesimpulan
Tiga remaja di Makassar berhasil diamankan oleh polisi setelah melakukan penyerangan warga dengan menggunakan parang dan petasan di Jalan Urip Sumoharjo. Meski tak ada korban jiwa, aksi ini menimbulkan rasa takut dan keresahan besar di masyarakat.
Penangkapan cepat, barang bukti yang berhasil diamankan, dan keterlibatan orang tua serta instansi terkait dalam pembinaan menjadi langkah penting dalam menangani kasus ini.
Polisi mengajak masyarakat dan orang tua untuk bersama-sama berperan aktif dalam mencegah kekerasan remaja agar Makassar tetap aman dan nyaman bagi semua warganya.
Untuk informasi terkini dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Makassar, termasuk insiden keamanan dan bencana alam, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Makassar sekarang juga.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari ngestiharjo.go.id